Selamat datang di website Pusat Pangan dan Agribisnis

Merubah Paradigma Pertanian

 

bungaran saragih media perkebunan

Medbun.net - Bungaran Saragih, Menteri Pertanian perode 2000-2004 menjelaskan bahwa pembangunan sistem dan usaha agribisnis haruslah berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan, dan terdesentralisasi. Namun usaha agribisnis tetaplah harus mulai dari usaha mikro, usaha kecil, usha menengah, usaha keluarga, usaha koperasi, usaha formal dan atau informal.

“Sehingga dunia usaha agribisnis baik bergerak pada subsistem agribisnis hulu, subsistem on-fram, sub sistem agribisnis hilir, maupun sub sistem penyedia jasa untuk agribisnis di seluruh daerah mulai dari Sabang sampai ke Merauke dan dari Sangir sampai ke Kupang,” jelas Bungaran, dalam acara ulang tahun yang ke 70 pada bulan April 2015 di Bogor.

Namun, Bungaran mengingatkan, agribisnis yang dimaksud kali ini harus mencangkup 4 sub sistem. Pertama, agrbisnisnis sub sistem hulu yakni seluruh industri-industri yang menghasilkan barang-barang modal dan teknologi (embodied technology) subsistem agribisnis on-fram dan pemasarannya. Hal ini mencangkup industri perbenihan atau pembibitan, industri pupuk, industri pestisida, industri pakan, industri vaksin atau obat hewan dan industri alat serta mesin pertanian (agro-otomotif).

Kedua, subsistem agribisnis on-farm (pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan) merupakan kegiatan ekonomi usahatani yang berbasis pada proses produksi biologis tumbuhan dan atau hewan, menggunakan barang modal dan teknologi untuk menghasilkan komoditas pertanian dan pemasarannya.

Ketiga, subsistem agribisnis hilir (down-stream agribusiness) merupakan kegiatan ekonomi yang mengolah komoditas pertanian menjadi produk-produk olahan baik setengah jadi (intermediate product) maupun produk jadi (finish product) beserta pemasarannya. Dalam hal ini mencakup industri-industri pengolahan bahan pangan dan food services industry.

Keempat, susbsistem penyedia jasa untuk agribisnis (services for agribusiness) yaitu kegiatan yang menghasilkan memfasilitasi dan mengelola perkembangan subsistem agribisnis hulu, subsistem agribisnis on-farm dan subsistem agribisnis hilir.

“Dalam hal ini mencakup kegiatan industri yang menghasilkan jasa bagi agribisnis seperti perbankan industri transportasi, industri logistik dan pelabuhan, lembaga penelitian dan pengembangan, lembaga pendidikan, kebijakan pemerintah,” terang Bungaran.

Dengan paradigma ini, Bungaran berharap, bisa membangun sistem dan usaha agribisnis agar berdaya saing. Sebab salah satu strategi dan kebijakan untuk meningkatkan daya saing agibisnis adalah melalui percepatan industrialisasi agribisnis


sumber

 

Client / Partner / Sponsor

  • 1
  • 2
  • 3

FAC-logo-Small

Pusat Pangan dan Agribisnis (Food and Agribusiness Centre) adalah sebuah yayasan yang memberi perspektif, persepsi, dan semangat baru dalam konteks pembangunan agribisnis.

FAC berkontribusi dan berkomitmen sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi nasional sekaligus pembangunan pertanian.

Kutipan

  • Eka Tjipta Widjaja

    Kalau punya kemauan keras tapi gampang putus asa, itu tidak betul, harus tekun dan langgeng. Kemauan keras tapi tidak disiplin, itu juga salah. Dan yang tak kalah penting kemampuan membawahkan.
  • 1
  • 2
  • 3

Info Kontak

  Kantor Pusat
Plaza 3 Pondok Indah Blok A-2
Jl. TB Simatupang Jakarta 12310
  +62 21 75904484
+62 21 75904481
  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Media Sosial :
  facebook.com/fac.idn
Twitter @FACIndonesia
Google+ FAC Indonesia

 Template by : Jasa Kami