Buku Renungan Santapan Harian
Buku Hidup Dalam Terang
Buku Karier Panggilan atau Pilihan?
Buku Renungan Anak SuperKidz
Buku Rohani Ready To Serve
Buku Rohani Authority to Heal

Pengunjung

  • Site Counter: 64530
  • Unique Visitor: 13895

PROYEK 2020

Gathering PPA - Proyek 2020

 

17 Januari 2010 seluruh staf PPA, anggota Proyek 2020, tim guru, dan beberapa pengurus PAK dari GKI bersekutu di GKI Gunung Sahari. Acara diawali renungan oleh Bpk. Tumbur Tobing dengan tema: Membangun Tubuh Kristus (Efesus 4:1-16). Renungan ini membukakan peran penting guru PAK dalam pembinaan siswa dan pentingnya guru PAK terus menerus meningkatkan diri untuk memperlengkapi diri menghadapi perkembangan dan kemajuan siswa dalam ilmu pengetahuan.

Setelah renungan, Bpk. Hans Wuysang sebagai direktur  memperkenalkan PPA serta seluruh staf yang hadir. Beberapa kepala bidang melanjutkan dengan mempresentasikan bidang pekerjaan masing-masing serta mensharingkan prosedur partnership yang diharapkan terjadi di antara anggota Proyek 2020 dengan PPA.

Kami bersyukur untuk setiap anggota Proyek 2020 yang telah menyatakan komitmen untuk mendukung pelayanan PPA lewat bagian-bagian yang ada.


Guru Pendidikan Agama Kristen, sebuah panggilan atau profesi?

GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN, sebuah panggilan atau profesi?

Judul di atas adalah tema Persekutuan guru 21 Februari 2010 di kantor PPA. Pembicara adalah staf Proyek 2020. Diskusi cukup hangat terjadi ketika pertanyaan awal muncul “menjadi guru PAK adalah sebuah panggilan atau profesi?” Hampir semua menjawab dengan “panggilan.” Hanya satu orang yang menjawab “Panggilan dan Profesi”.

Banyak orang lebih setuju menjadi Guru PAK adalah sebuah panggilan karena dianggap sebuah pengabdian yang penuh kerelaan diperlakukan apa saja asal tetap bisa melayani siswa. Sedangkan menjadi guru PAK sebuah profesi yang sering dikaitkan dengan jumlah uang yang harus di dapat. Tidak salah, tepi juga belum tepat.

Perjanjian Lama mengajarkan pentingnya setiap generasi mulai dari Abraham yang dipanggil oleh Allah untuk percaya pada rancangan-Nya. Ia juga memanggil seluruh keturunan Abraham untuk hidup penuh ketaatan kepada Dia (Kejadian 18;19, Ulangan 6:1-9). Pola Pendidikan keluarga dalam Perjanjian Lama semakin ditegaskan oleh Kristus (Matius 28:19 – 20). Kristus memberi amanat-Nya agar setiap orang percaya terlibat dalam pekabaran Injil sehingga banyak orang percaya menjadi murid Tuhan Yesus dan mendewasa dalam Tuhan untuk menjadi saksi Kristus di dalam Dunia. Efesus 4:11-14 dan 1Korintus 12:28 mengajarkan bahwa Allah telah ”memberikan dan menetapkan” beberapa orang sebagai pengajar-pengajar untuk memperlengkapi orang Kudus Tuhan bagi pembangunan tubuh Kristus.  Puji Tuhan, Guru PAK semakin diteguhkan panggilan hidupnya sebagai guru dengan tetap berkomitmen menjadi guru PAK yang profesional.

 

Jejaring Proyek 2020 di Bekasi

Tommy Tuhumena seorang majelis GPIB Dian Kasih tergerak hatinya melihat setiap semester anak-anak sekolah minggu-nya minta nilai dari gereja untuk nilai rapor di sekolah. Ternyata masalah ini juga terjadi di beberapa gereja di GPdI.


26 Februari 2010 diadakanlah pertemuan untuk mendoakan sekolah-sekolah yang belum ada guru PAK, mensharingkan bagaimana masuk dan mendapat izin mengajar di sekolah-sekolah negeri. Dalam sharing ini kami mendapat informasi banyak dari Ibu Marta seorang penguru PAK di GKI Hankam-Raya. Ibu Masna Saragih membimbing 2 orang Ibu dari Memory Bible Game (MEBIG) dan 3 orang Hamba Tuhan dari GPdI yang berkomitmen mengajar di sekolah negeri walaupun tanpa honor. Kami sangat diberkati dalam pertemuan ini melihat semangat dan motivasi yang murni dari Bp Tommy dan rekan-rekannya di Bekasi Selatan yang tergerak dengan masalah Pendidikan Kristen dan berani melangkah mempersiapkan diri untuk berbuat sesuatu.


27 Februari 2010 Jejaring Proyek 2020 di Bekasi mengadakan seminar dengan tema: Membuat Bahan PA dengan metode BGA. Pembicara John Sihombing, S.Th. memaparkan pentingnya setiap pelayan Tuhan untuk memiliki Perspektif Firman Tuhan dalam kehidupannya. Perspektif ini membuat setiap pelayan yaitu Guru PAK, hamba Tuhan, guru sekolah minggu, dan jemaat menjadi segar, kuat dan sigap dalam menghadapi berbagai tantangan dan persoalan kehidupan dan pelayanan. Puji Tuhan melalui lokakarya BGA setiap peserta menikmati metode BGA dan rindu untuk terlibat dalam pembinaan serupa di kemudian hari.

 

Doakan:

  1. Tindak lanjut dari setiap bidang pelayanan PPA terhadap komitmen para anggota P2020 yang telah dinyatakan pada acara gathering, 17 Januari yang lalu.
  2. Keluarga Ibu Delima Yossie Siahaan yang berduka karena Ibunda yang bernama Rumintang Sitompul 68 tahun telah pulang ke rumah Bapa karena sakit kanker leher rahim pada saat gathering berlangsung.
  3. Komitmen guru P2020 agar setia dalam panggilan dengan tetap profesional dalam mengajar.
  4. Komitmen Bp Tommy dan rekan-rekan di Bekasi Selatan untuk mengajar PAK di SD negeri yang ada.
  5. Bp John Sihombing yang bersedia memimpin satu kelompok BGA di Bekasi untuk guru PAK selama 1 bulan sekali.
  6. Follow-up dari dua kegiatan ini.(MW)